Skip to content

3.7 Integrasi SAP

Integrasi SAP menjamin konsistensi data lintas sistem agar proses operasional WMS dan kontrol enterprise pada SAP tetap sinkron.

  1. System.
  2. IT/SAP Support.
  3. Admin Back-Office.
IDKebutuhanAktorPrioritasKriteria Penerimaan
SRS-FR-INT-001Sistem harus melakukan sinkronisasi master data utama dari SAP ke WMS.SystemP1Data master baru/ubah dari SAP muncul di WMS dalam batas SLA integrasi.
SRS-FR-INT-002Sistem harus menerima purchase order dan sales order valid dari SAP.SystemP1Dokumen referensi tersedia untuk proses inbound dan outbound.
SRS-FR-INT-003Sistem harus mengirimkan hasil transaksi stok dari WMS ke SAP.SystemP1Status kirim sukses atau gagal tercatat pada monitoring integrasi.
SRS-FR-INT-004Sistem harus menerapkan retry otomatis untuk kegagalan sementara integrasi.SystemP1Pesan gagal sementara dicoba ulang minimal 3 kali sebelum status failed final.
SRS-FR-INT-005Sistem harus menyediakan dashboard monitoring antrean integrasi dan error log.IT/SAP SupportP1Tim support dapat melihat daftar gagal, alasan, dan aksi tindak lanjut.
SRS-FR-INT-006Sistem harus menyediakan mekanisme reprocess manual untuk transaksi gagal.IT/SAP SupportP2Pesan gagal dapat diproses ulang setelah koreksi penyebab.
  1. SAP tetap menjadi sumber utama pada proses perencanaan enterprise.
  2. Integrasi mengikuti endpoint RFC yang disediakan MKCJ.
  3. Pengembangan RFC baru di SAP berada di luar ruang lingkup proyek.
  1. Ketersediaan endpoint RFC.
  2. Kualitas mapping field data lintas sistem.
  3. Stabilitas jaringan antara WMS dan SAP.
  1. Integrasi melalui middleware ESB enterprise tambahan: Not available.