Skip to content

End-to-End Process Map

End-to-End Process Map merangkum aliran utama operasional WMS Siloora secara menyeluruh, dari barang masuk (inbound), pergerakan internal, pemenuhan outbound, hingga reverse flow return. Dokumen ini menjadi panduan lintas fungsi untuk memastikan setiap handoff proses berjalan konsisten.

Cakupan proses pada peta ini:

  1. Receiving
  2. Putaway
  3. Material Request
  4. Stock Move
  5. Shipping
  6. Picking
  7. Packing (opsional)
  8. Dispatch
  9. Return
  10. Replenishment (proses pendukung availability)
  11. Cycle Count / Stock Opname (proses kontrol akurasi)
  12. Exception & Escalation Matrix (proses kontrol deviasi)
  1. Mobile-first: aktivitas lapangan dieksekusi melalui handheld.
  2. Admin-first untuk kontrol: pembuatan order, approval, dan monitoring dilakukan via web admin.
  3. Status-driven flow: setiap transisi proses bergantung pada status transaksi sebelumnya.
  4. Controlled exception: deviasi wajib mengikuti matriks exception dan jalur eskalasi.
flowchart TD
A[Receiving] --> B[Putaway]
B --> C[Storage Available]
C --> D[Shipping / Outbound Order Ready]
D --> E[Picking]
E --> F{Packing Required?}
F -- Ya --> G[Packing]
G --> H[Staging]
F -- Tidak --> H
H --> I[Dispatch]
I --> J[Status Akhir: Dispatch]
C --> K[Replenishment Support]
K --> E
C --> L[Cycle Count Control]
L --> C
J --> M[Return Trigger?]
M -- Ya --> N[Return Process]
M -- Tidak --> O[Close Operational Cycle]
N --> P{Return Type}
P -- Customer Return --> Q[Quarantine reason: customer return]
P -- Return Produksi --> R[Stock Gudang Produksi]
P -- RTV --> S[Quarantine reason: RTV]
R --> T{Slurry?}
T -- Ya --> U[Mixing + API Timbangan: berat & kadar]
T -- Tidak --> V[Direct Stock Posting]
Q --> W[Disposition: restock/reject/RTV]
S --> X[Dispatch to Vendor]
TahapInputAktivitas KunciOutputOwner Utama
ReceivingDokumen inbound + barang fisikValidasi & penerimaanStok terimaStaff Gudang
PutawayStok terimaPenempatan ke lokasi simpanStok available di storageStaff Gudang
ReplenishmentStok picking menipisPindah bulk/reserve ke pickingKetersediaan picking terjagaSupervisor + Eksekutor
ShippingOutbound Order dari SAPValidasi kesiapan order outboundKandidat order untuk pickingAdmin Warehouse
PickingOutbound order siapAmbil item dari lokasiItem siap staging/packingPicker
Packing (opsional)Item hasil pickingKonsolidasi/pack + labelStock kit / paket siap stagingStaff Packing
DispatchBarang siap staging + data transport minimumVerifikasi akhir dan ubah statusStatus DispatchSupervisor
ReturnTrigger dari customer/produksi/RTVPenerimaan reverse flow + disposisiKarantina / stok produksi / RTV outSupervisor + Manager
Cycle CountJadwal periodik/ad-hocHitung fisik + adjustment approvalAkurasi stok terjagaCounter + Manager Gudang
Exception ControlException ticketRespons, eskalasi, resolusiProses pulih sesuai SLAOwner proses + manajemen
  1. Jika packing dibutuhkan: hasil picking diproses packing, cetak label, lalu ke staging.
  2. Jika packing tidak dibutuhkan: item bergerak langsung ke staging.
  1. Customer return: wajib masuk karantina dengan alasan customer return.
  2. Return raw material produksi: langsung ke stok gudang produksi, tanpa karantina.
  3. RTV: barang masuk karantina alasan RTV, lalu dikirim ke supplier.
  1. Slurry dalam tangki dan belum dalam tangki digabungkan.
  2. Dilakukan mixing.
  3. Berat akhir dan kadar persentase dikirim via API REST timbangan produksi.
  4. Data disimpan di WMS untuk posting stok final.
GateAturan
Gate DokumenTransaksi tidak berjalan tanpa referensi order/dokumen yang valid
Gate StatusProses berikutnya hanya boleh berjalan jika status proses sebelumnya valid
Gate Data Minimum DispatchWajib ada detail ekspedisi atau nomor polisi
Gate Karantina ReturnCustomer return dan RTV wajib karantina
Gate Freeze Cycle CountScope count wajib freeze (partial freeze diperbolehkan)
Gate Approval AdjustmentAdjustment stok hanya oleh otoritas yang ditetapkan
KPITarget
Order outbound selesai hingga status Dispatch sesuai SLA≥ 95%
Akurasi stok pasca cycle count≥ 99%
Return yang diproses sesuai jalur yang benar100%
Kepatuhan gate data minimum dispatch100%
Kepatuhan exception SLA (respons + resolusi)≥ 90%
  1. Replenishment dan Cycle Count adalah proses transversal yang mendukung kestabilan flow utama.
  2. Exception & Escalation Matrix wajib menjadi referensi saat terjadi deviasi di titik mana pun.
  3. Integrasi SAP (outbound source) dan API timbangan produksi (slurry return) adalah titik integrasi kritikal yang harus dimonitor.